Perhitungan Kebutuhan Kalori Per Hari


Untuk menjaga agar berat badan tetap ideal dan stabil,  maka Anda perlu memperhatikan jumlah asupan kalori  yang masuk ke dalam tubuh. Namun, kebutuhan kalori  pada setiap orang berbeda-beda tergantung pada usia,  aktivitas, dan berat badan. Sebeenarnya kalori sangat  dibutuhkan oleh tubuh untuk menghasilkan energi.  Namun, jika jumlahnya berlebihan dalam tubuh, hal ini  justru dapat menyebabkan munculnya berbagai  penyakit, seperti jantung koroner dan diabetes.

Jika mengonsumsi makanan dengan jumlah kalori  yang lebih banyak daripada yang dibutuhkan oleh  tubuh, maka akan menyebabkan berat badan  bertambah dan berpotensi mengalami obesitas. Agar  Anda bisa membatasi dan mengontrol asupan kalori  yang masuk ke dalam tubuh, Anda harus mengetahui  terlebih dahulu kebutuhan kalori harian Anda. Berikut  cara sederhana untuk mengetahui kebutuhan kalori  harian :

Tentukan Berat Badan Ideal (BBI)


BBI = 90% (TB-100)

Contoh :
Tinggi badan A 160 cm, maka berat badan ideal A  adalah

BBI = 90% (160-100)
        = 90% (60)
        = 54

Jadi, berta badan ideal bagi yang memiliki tinggi 160  cm adalah 54 kg. Perhitungan ini tidak berlaku untuk  wanita dengan tinggi dibawah 150 cm dan pria yang  memiliki tinggi dibawah 160 cm.

Tentukan Kebutuhan Kalori Basal (KKB)


KKB merupakan jumlah kalori dasar yang dibutuhkan  manusia untuk hidup tanpa melakukan aktifitas  apapun. dr. A.R. Inge Permadhi, MS, Sp.GK  menyebutkan bahwa ada perbedaan antara kebutuhan  kalori basal pria dan wanita.

KKB pada wanita


KKB = 25 kkal x BBI
         = 25 kkla x 54
         = 1350 kkal

KKB pada pria

KKB = 30 kkal x BBI
         = 30 kkal x 54
         = 1620 kkal

Menghitung Kebutuhan Kalori Total (KKT)


KKT memrupakan jumlah kebutuhan kalori tubuh  ditambah dengan jumlah kalori ketika melakukan  aktifitas fisik. Terdapat 3 jeni aktifitas fisik, yaitu ringan  (10-20%), sedang (20-30%), dan berat (40-50%).

Aktifitas ringan, seperti membaca (10%), menyetir  (10%), kerja kantoran (10%), mengajar (20%), berjalan  (20%).
Aktifitas sedang, seperti kerja rumah tangga (20%),  jalan cepat (30%), bersepeda (30%).
Aktifitas berat, seperti aerobik (40%), mendaki (40%),  dan jogging (40%).

Faktor koreksi





Contoh :
Kebutuhan kalori total seorang laki-laki yang berusia 45  tahun dan bekerja sebagai guru.

KKT = KKB + Aktifitas Fisik - Faktor Koreksi
        = 1620 + (20% x 1620) - (5% - 1620)
        = 1620 + 324 - 81
        = 1944 - 81
        = 1863 kkal

Hasil dari perhitungan KKT inilah yang menjadi acuan  untukmengontrol jumlah asupan kalori yang masuk ke  dalam tubuh setipa harinya. Jika Anda mengonsumsi  makanan yang melebihi jumlah batas KKT, maka untuk  membakar kelebihan kalori tersebut Anda dapat  melakukan olahraga selama 30 menit.

0 Response to "Perhitungan Kebutuhan Kalori Per Hari"

Posting Komentar