Tips Diet Sehat Saat Puasa

Ramadhan merupakan bulan dimana umat islam  diwajibkan untuk menjalankan puasa selama satu bulan  penuh. Puasa adalah salah satu ibadah wajib bagi umat  isla, dimana seluruh umat islam akan menahan lapar  dan dahaga dari mulai terbit fajar hingga terbenamnya  matahari. Puasa akan mempengaruhi pola asupan  nutrisi sepanjang hari. Makanan yang terbatas pada  sore dan pagi hari menyebabkan metabolisme tubuh  akan menyesuaikan asupan makanan Anda. Pada hari  pertama puasa, mungkin Anda akan mengalami ketidak  nyamanan karena seluruh sistem tubuh sedang  menyesuaikan dengan pola makan Anda yang hanya  dilakukan pada saat berbuka dan sahur.




Namun, bagi mereka yang sedang menjalankan diet  sering mengeluhkan bahwa ketika berpuasa berat badan  mereka justru menjadi lebih meningkat. Hal tersebut  dikarenakan ada pola makan yang salah saat berpuasa,  terutama pada menu buka dan sahur. Pada saat  melakukan puasa, yang biasanya kita makan 5-6 kali  sehari kini di rubah. Pola makan 5-6 kali memang  berguna untuk menjaga metabolisme tubuh agar tetap  tinggi dan memberi asupan gizi secara periodik untuk  pertumbuhan massa otot danmenjaga bentuk tubuh  yang ideal. Namun, dengan pola diet yang tepat, maka  kita bisa mengatasi kebutuhan tersebut.

Berikut beberapa tips bagi Anda yang ingin menjalankan  diet ketika puasa :

  • Hindari Porsi Besar Ketika Berbuka

Pada saat berbuka jangan langsung mengonsumsi  makanan dalam porsi besr, karena makan secara  berlebihan saat berbuka akan mengakibatkan rasa tidak  nyaman di lambung dan mengganggu pencernaan.  Disarankan makan besar setelah melaksanakan sholat  maghrib atau setelah terawih.

  • Jangan Langsung Berbuka Dengan Makanan Manis

Makanan manis dengan Glycemic Index (GI) yang  sangat tinggi harus dihindari ketika berbuka puasa.  Konsumsi makanan manis ketika perut kosong dapat  memicu respon insulin yang tinggi, sehingga bereaksi  menyimpan makanan sebagai lemak tubuh.

  • Hindari Minuman Dingin dan Bersoda

Hindari minuman dingin, bersoda, atau yang dicampur  dengan es ketika berbuka. Es dapat menahan rasa lapar  sehingga hidangan lain yang memiliki gizi yang lebih  tinggi dan sangat diperlukan oleh tubuh tidak sempat  untuk dikonsumsi. Minuman bersoda hanya dapat  memberi rasa kenyang tanpa gizi dan keasamannya  rendah, sehingga dapat mengganggu pencernaan.

  • Air Putih, Karbohidrat Kompleks, dan Multvitamin

Awali buka puasa Anda dengan air putih. Kemudian  konsumsilah buah kurma bebas pemanis atau buah- buahan secukupnya. Setelah melaksanakan solah  magrib, Anda bisa makan besar kaya karbohidrat  kompleks, seperti nasi merah, roti gandum utuh, bi, atau  kacang hijau, protein (dada ayam, daging, ikan, tempe,  susu rendah lemak), dan sayur-sayuran. Akhiri dengan  konsumsi 2 butir suplemen multivitamin dan mineral  untuk meningkatkan ketahanan tubuh.

  • Jangan Pernah Melewatkan Waktu Sahur

Makanlah sahur menjelang waktu imsak, agar makanan  menjadi lebih lama dalam pencernaan dan tidak merasa  lapar secara berlebihan, serta tubuh tetap berenergi  ketika berpuasa.

  • Sahur dengan Menu Makanan Berserat dan Tidak  Berlemak

Pada waktu sahur disarankan untuk mengonsumsi  makanan yang rendah lemak, tinggi karbohidrat  kompleks, protein yang cukup, dan makanan yang kata  akan serat dan lamban cerna untuk menopang  kebutuhan kalori ketika berpuasa. Hindari makann  berlemak, karena makanan berlemak dapat  menimbulkan rasa tidak nyaman selama berpuasa.  Akhiri dengan mengonsumsi 1-2 butir suplemen  multivitamin dan mineral. Jika masih ada waktu, Anda  bisa ngemil kacang kulit atau kacang sangrai.

  • Hindari Langsung Tidur Sebelum Imsak

Disarankan untuk tidak makan sahur terlalu awal dan  kemudian langsung tidur sebelum imsak, karena hal  tersebut dapat menimbulkan penimbunan lemak akibat  kelebihan energi namun tanpa aktivitas fisik. Selain itu,  kegiatan tersebut juga dapat membuat cepat merasa  lapar, menjadi tidak berenergi, dan cepat merasa  ngantuk disiang hari.

  • Makan Secara Perlahan

Ketika sahur ataupun buka, makanlah secara perlahan  dan kunyah makanan dengan baik. Karena Anda belum  makan sepanjang hari, sehingga kecenderungan untuk  ingin makan dalam jumlah besar dan makan dengan  cepat. Dibutuhkan waktu setidaknya 20 menit untuk  perut memberikan sinyal kenyang pada otak.

  • Tetap Berolahraga

Puasa memang dapat menyebabkan aktivitas  berkurang. Namun, bagi Anda yang ingin menjalankan  diet selama puasa aktivitas olahraga tetap perlu  dilakukan tapi porsinya dikurangi, misalnya Anda  biasanya berolahraga dengan lari mengelilingi stadion  sebanyak 4 kali, ketika puasa Anda mungkin cukup  mengelilingi stadion sebanyak 1-2 kali saja.

0 Response to "Tips Diet Sehat Saat Puasa"

Posting Komentar