Diet Untuk Mengatasi Berbagai Penyakit


Diet dapat diartikan sebagai pengaturan atau pemilihanmakanan yang harus dikonsumsi olehseseorang atau sekelompok orang. Dengan demikian, diet tidak berarti menurunkan berat badan, tetapi bisa lebih luas artinya, yaitu pengaturan makaann sehari-hari ahar tetap sehat, pengaturan makanan untuk atlit, untuk keperluan khusus, dan untuk penyembuhan.

Beberapa jenis diet yang dirancang dan dilakukan dengan tepat akan sangat bermanfaat bagi pelakunya. Jenis diet tersebut dapat menstabilkan tekanan darah, memperbaiki kondisi kesehatan secara keseluruhan, serta melawan penyakit tertentu. Berikut beberapa jenis diet yang dapat membantu mencegah atau melawan berbagai jenis penyakit, dan bisa membuat kita menjadi lebih sehat :

  • Diet Diabetes Mellitus (DM)

Diet diabetes mellitus memiliki tujuan agar akanan yang disajikan sesuai dengan kesanggupan tubuh untuk menggunakannya. Hal yang perlu diperhatikan adalah jumlah kalori sesuai dengan berat badan, tinggi badan, jenis kelamin, aktivitas, kelainan metabolik dan suhu tubuh. Gula murni tidak boleh digunakan dan jumlah karbohidrat disesuaikandengan kesanggupan tubuh.

  • Diet Darah Tinggi (Hipertensi)

Diet ini bertujuan untuk menurunakn tekanan darha. Diet ini berfokus pada pemilihan jenis makanan yang tepat untuk darah tingi seperti buah, sayuran, makanan rendah lemak, biji-bijian, ikan, daging unggas, dan kacang-kacangan. Tidak ada resep khusus yang harus diikuti dalam diet ini. Yang harus diperhatikan adlah jumlah asupan kalori dan penyajian porsi yang mesti sesuai dengan usia dan aktivitas fisik.

Selain dapat menurunkan tekanan darah, diet yang digabung dengan olahraga yang teratur dapat meningkatkan sensitivitas insulin secara signifikan. Pada studilain yang dilakukan para peneliti John Hopkins University pada tahun 2010, diketahui bahwa diet ini juga dapat menurunkan resiko penyakit jantung hingga 18% pada seseorang yang berada pada tahap 1 hipertensi.

  • Diet Hati Rendah Garam

Diet ini bertujuan untuk memperbaiki gangguan pada fungsi hati. Pemberian makanan untuk dietini harus memenuhi syarat karbohidrat tinggi, lemak, dan protein disesuaikan dengan kondisi tubuh, cukup mineral, dan vitamin. Hindari makanan yang mengandung gasal (singkong, ketan, ubi, dan talas) serta makanan yang mengandung bumbu yang merangsang.

  • Diet Rendah Gluten

Gluten merupakan jensi protein yang banyak ditemukan pada biji-bijian, gandum, dan barley. Diet rendah gluten ini dilakuakndengan membatasi atau menghilangkan gluten dan cocok bagi penderita penyakit celiac, penyakit yang mengganggu dan merusak usus kecil. Penyakit celiac dapat berbahaya karena mencegah tubuh menyerap nutrisi penting seperti vitamin, kalsium, protein, karbohidrat, dan lemak. Selain mencegah untuk mengonsumsi tanaman buiji-bijian, gandum, dan barley, diet rendah gluten juga sebaiknya dilakukan dengan menghindari makanan seperti roti, pasta, serea, dan makanan yang diproses.

  • Diet Penyakit Jantung

Diet ini memiliki tujuan untuk memberi makanna secukupnya tanpa memberatkan pekerjaan jantunf, mencegah penimbunan garam dan air. Syarat utama untuk diet ini adalah rendah kalori, protein dan lemak sedang, vitamin dan mineral cukup, serta rendah garam.

  • Diet Katogenik

Diet katogenik tiidak ditujukan bagi setiap orang. Jenis diet ini disusun secara teliti dan rinci bagi para penderita epilepsi (terutama anak) yang sulit untuk diobati ketika mengalami kejang. Diet ini harus tersusun atas proporsi nutrisi yang spesifik, yaitu 80% lemak, 15% protein, dan 5% karbohidrat.

Pelaku diet ini harus mengikuti proporsi nutrisi dengan teliti dan biasanya terdiri dari telur, tuna, udang, sayuran, mayones, sosis, dan jenis makanan lain yang kaya akan lemak dan rendah karbohidrat. Orang yang melakukan diet ini sebaiknya menghindari sayuran, buah, roti, pasta, dan ejnis makanan lain yang mengandung gula. Bahkan kadnag menggunakan pasta gigi yang mengandung gula juga dilarang. Tapi sayangnya jenis diet ini memiliki efek samping, diantaranya adalah konstipasi, dehidrasi, lesu, dan lapar.

  • Low-glycemic Index Diet

Low-glycemic index diet atau diet rendah glikemik berawal dari ide bahwa karbohidrat sebaiknya dihindari. Zat ini dapat memicu peningkatan kadar gula dalam darah yang signifikan. Jens diet ini berfokus pada konsumsi karbohidrat yang tepat agar dapat menyeimbangkan kadar gula dalam darah. Makanan yang dipilih untuk diet rendah glikemik ini biasanya berupa oatmeal, psta, nasi setengah matang, dan kacang-kacangan. Semua makanan ini sebaiknya diiringi dengan berbagai jensi buah, sayuran, serta kentang.

Selain dapat membantu menjaga kadar gula dalam darah, jenis diet rendah glikemik ini juga dapat digunakan untuk menurunkan berat badan, menurunkan resiko diabetes, meningkatkan kerapatan dari lipoprotein, dan menurunkan penyakit kardiovaskular.

Itulah beberapa jenis diet yang dapat membantu mencegah atau bahkan mengatasi berbagai jenis  penyakit dan tentunya bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat. Semoga informasi yang kami berikan bisa bermanfaat dan bisa membantu Anda untuk mendapatkan tubuh yang lebih sehat. Selamat mencoba dan semoga berhasil.


http://www.obat-pelangsing.org/

0 Response to "Diet Untuk Mengatasi Berbagai Penyakit"

Posting Komentar