Ternyata Ini Sebabnya Minum Soda Bikin Tubuh Melar


Minuman bersoda memang memiliki rasa yang nikmat dan bisa membuat penikmatnya menjadi lebih segar dan fresh, terlebih lagi jika dikonsumsi ditengah cuaca yang panas. Tapi, apakah Anda tahu jika dibalik kesegarannya, minuman bersoda ini juga memiliki dampak yang buruk bagi tubuh, salah satunya bisa membuat tubuh jadi gemuk.

Minum soda sekali saja mungkin tidak menjadi masalah, namun yang terjadi dampak kecanduan pada soda yang membuat orang menjadi ketagihan untuk meminumnya hingga akhirnya dampak burukpun dapat timbul. Orang yang sudah kecanduan dengan soda hampir setiap hari minum soda bahkan sehari bisa beberapa kali. Lalu, bagaimana minuman bersoda bisa membuat kita menjadi gemuk ?

Didalam minuman bersoda mengandung banyak kalori yang dapat menyebabkan berat badan naik. Dalam satu kaleng soda rata-rata memiliki kandungan kalori sekitar 150 kalori, dan ini akan menambah berat badan, terlebih lagi jika kita konsumsi secara rutin.

Selain itu, kandungan gula yang tinggi juga ada didalam soda ini. Gula membuat orang merasa baik karena secara instan memberi energi dan membua tubuh melepaskan serotonin (neurotransmitter yang meningkatkan suasana hati sehingga membuat irang merasa bahagia). Itulah mengapa minum soda membuat orang kecanduan.

Maka tidak heran jika penggemar soda ini begitu banyak mengalami kenaikan berat badan dan cenderung obesitas. 



Peneliti University of Texas menemukan bahwa soda meningkatkan risiko obesitas rata-rata 32,8%, sedangkan diet coke (soda diet atau soda bebas gula) justru meningkatkan risiko kegemukan hingga 54,5%. Jadi, soda bebas gula tidak selalu sehat.

Dalam beberapa tahun terakhir berbagai penelitian menyebutkan masalah yang besar yang terkandung dalam soda ada pada pemanis buatan tambahan. Pemanis buatan ini sangat terkait dengan berbagai masalah kesehatan, mulai dari masalah jantung, depresi dan kerusakan gigi. Bagaimanapun sebab danakibat soda diet belum terlalu dipahami.

Penelitian yang dilakukan oleh Fowler dan timnya menitikberatkan padapeningkatan ukuran pinggang dan soda diet. Sebelumnya, para ilmuwan yakin bahwa lemak disekitar perut dan pinggang memang membahayakan kesehatan.

Para peneliti menelaah kembali temua dari penelliti sebelumnya pada lebihd ari 700 orang Kaukasia dan Latin. Mereka semua berusia 65 tahun atau lebih danmulai mengikuti penelitian mulai dari tahun 1992 sampai 1996. Para peneliti melacak kondisi kesehtan mreka selama sembilan tahun dan mengamati kondisi mereka seiring dengan perjalanan usia. Penelitian berakhir pada tahun 2004.

Ditemukan bahwa ukuran pinggang orang yang tidak pernah minum soda diet meningkat rata-rata 2 cm selama penelitian. Sebagai perbandingan, para peminum soda diet yang hanya sesekali, ukuran pinggangnya meningkat 4,5 cm, sedangkan yang minum soda diet setiap hari peningkatan bisa mencapai 7,6 cm dalam waktu yang sama.

Namun, soda diet bukanlah stu-satunya penyebab. Hal tersebut bisa juga terjadi karena diet harian yang dilakukan oleh partisipan. Namun, intinya adlah dari apa yang terlihat pada peningkatan ukuran pinggang mereka selama 5-7 terakhir, mereka harus melakukan sesuatu tentang itu.

Fowler menebutkan jika adakemungkinan orang jadi makan sembarangan karena merasa sudah aman karena hanya memilih soda diet. Namun, pemanis buatan yang ada didalam soda tetap sesuatu yang harus diwaspadai. Selain bisa meningkatkan berat badan, juga akan mengganggu tubuh memproses gula dan membuat orang semakin lapar.

Tapi, penting untuk diketahui bahwa penelitianini melihat pada populasi yang sudah berusia lanjut. Jadi, kemungkinan mereka memang memiliki riisko kelebihan berat badan dan masalah jantung.

Sebagian besar minuman soda mengandung 250 kalori per 600 ml. Tidak ada kandungan nutrisi atau mineral didalamnya, melainkan hanya gula dan kafein. Jadi, disarankan untuk mengganti soda diet dengan seduhan kopi atau teh tanpa pemanis, air mineral, atau jus buah. 

http://www.obat-pelangsing.org/

0 Response to "Ternyata Ini Sebabnya Minum Soda Bikin Tubuh Melar"

Posting Komentar