Mitos Diet yang Justru Berisiko Menaikkan Berat Badan

MEmbicarakan masalah diet memang tidak akan ada habisnya. Terlebih lagi sekarang ini banyak yang memberikan informasi mengenai berbagai program diet yang diklaim mampu menurunkan berat badan. Namun, bagi Anda yang akan menurunkan berat badan juga harus berhati-hati dalam memilih program diet yang akan dilakukan. Pasalnya tidak semua diet cocok untuk setiap orang. Maka dari itu, pilihlah program diet yang sesuai dengan kondisi tubuh Anda. Dan sebisa mungkin untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter ahli agar dapat memilih program diet dengan tepat. 


Tidak sedikit orang yang terobsesi untuk menurunkan berat badan secara cepat, sehingga mencari-cari cara khusus untuk diet. Namun, sayangnya cara-cara tersebut belum tentu tepat atau sering kali disalah artikan. Berikut ini beberapa mitos terkenal menganai diet yang beredar di tengah masyarakat yang justru berisiko menaikkan berat badan :

  • Untuk Menurunkan Berat Badan, Anda Harus Menahan Lapar

Hal tersebut tentu saja salah. Diet dengan menahan lapar justru dapat menyebabkan pertambahan berat badan, karena kemungkinan tidak akan bertahan dalam jangka panjang. Selain itu, menahan lapar karena tidak mengonsumsi makanan secukupnya juga berisiko menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi dan energi. Satu hal yang pasti sebab menahan lapar adalah nafsu makan menjadi lebih besar. Tanpa sadar, Anda mungkin akan makan dalam porsi yang lebih banyak ketika waktu makan tiba.

  • Tidak Perlu Sarapan atau Makan Malam

Salah ! Bagamanapun kondisi tubuh Anda, sarapan merupakan hal yang penting. Selama tidur dari malam hingga pagi, perut dalam kondisi kosong kurang lebih 8 jam. Tidak sarapan juga dapat membuat Anda berisiko mengonsumsi cemilan yang belum tentu sehat sebelum waktu makan siang. Begitu juga dengan makan malam. Tidak ada bukti pasti yang menyatakan bahwa makan malam dapat meningkatkan berat badan. Namun, tentu saja makan malam tidak boleh berlebihan ataupun mengandung kalori tinggi. Satu hal lagi yang perlu diperhatikan, hindar makan besar persis sebelum tidur malam untuk mengurangi risiko gangguan pencernaan dan nyeri ulu hati.

  • Karbohidrat Menyebabkan Tubuh Gemuk

Karbohidrat sebenarnya tidak akan menyebabkan kegemukan jika dikonsumsi secukupnya. Selain iu, karbohidrat juga memiliki banyak bentuk yang justru membuat tubuh lebih sehat. Kentang yang dikonsumsi beserta kulitnya dapat memenuhi kebutuhan serat. Begitu juga dengan beras merah dan gandum utuh.

  • Sebisa Mungkin Hindari Asupan Lemak

Tidak selalu demikian. Selain karbohidrat dan protein, tubuh juga tetap membutuhkan lemak untuk memenuhi kebutuhan energi serta memperbaiki sel tubuh. Sebagai pilihan yang tepat, Anda bisa memilih jensi lemak yang lebih sehat, seperti buah avokad, kacang-kacangan, ikan, dan biji-bijian. Sebaliknya, batasi konsumsi lemak yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans, seperti daging merah, mentega, dan berbagai makanan olahan yang tidak sehat, seperti keripik, kerupuk, dan berbagai kue.

  • Agar Langsing, Anda Perlu Minum Banyak Air

Hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Air memang penting untuk mendukung metabolisme tubuh yang baik. Namun, nyaranya meminum air banyak saja tidak banyak berperan dalam menurunkan berat badan. Mengonsumsi air dapat bermanfaat secara maksimal untuk menurunkan berat badan jika disertai dengan perubahan gata hidup menyelurun, seperti olahraga secara teratur dan pola makan sehat.


  • Mengonsumsi Makanan Berlabel 'Rendah Lemak' Pasti Lebih Sehat

Tidak selal demikian. Makanan berlabel 'rendah lemak' kadang-ladang justru mengandung bahan lain dalam kadar tinggi, seperti gula. Untuk memastikannya, teliti label nnutrisi pada kemasan makanan.

  • Makanan Sehat Selalu Lebih Mahal

Salah ! Harga seporsi makanan cepat saji, misalnya kurang lebih setara dengan satu keranjang sayuran yang dapat di beli di pasar stradisional, seperti baya, sawi, kacang-kacangan, dan sebagainya.


  • Berhenti Mengonsumsi Cemilan Merupakan Salah Satu Cara Diet

Cemilan disela-sela waktu makan utama tetap diperlukan untuk memenuhi kebutuhan eneri. Yang salah bukan pada jkebiasaan makan cemilan, tetapi lebih pada jenis cemilannya. Daripada mengonsumsi cemilan keripik atau coklat, lebih baik pilih buha-buahan sebagai cemilan Anda.

  • Olahraga Berlebihan, Berat Badan Lebih Cepat Turun

Tentu hal ini salah. Penurunan berat badan akan berhasil jika Anda dapat melakukan perubahan sedikit demi sedikit pada gaya hidup dan konsisten. Perubahan ini tidak harus ekstre, tapi lakukan secara bertahap dan konstan. Jika hanya dilakukan sesekali, maka hasilnyapun tidak akan maksimal. Perubahan yang dimaksud dapat diawali dengan lebih sering berjalan kaki atau bersepeda setiap akhir pekan dibarengi dengan mengonsumsi makanan yang lebih sehat. Aktivitas menyenangkan lain, seperti bermain bersama anak, menari, atau berkebun juga dapat dianggap sebagai aktivitas yang menyehatkan.

Pada umumnya tidak ada cara yang cepat untuk menurunkan berat badan. Cara terbaik yang sehat dan efektif dalam jangka panjang untuk diet adalah dengan mengikuti cara-cara klasik yang sederhana. Cobalah untuk mengubah pola makan kepada pilihan menu yang mengutamakan sayur-sayuran dan buah-buahan segar, olahraga secara teratur, serta mengelola stres. Atau Anda juga bisa menggunakan ramuan obat pelangsing alami untuk membantu menurunkan berat badan secara alami dan juga efektif.

0 Response to "Mitos Diet yang Justru Berisiko Menaikkan Berat Badan"

Poskan Komentar