Dampak Negatif Melakukan Diet Raw Food Bagi Tubuh

Dampak Negatif Melakukan Diet Raw Food Bagi Tubuh,- Memiliki berat badan langsing ideal merupakan hal yang sangat diinginkan oleh semua orang. Berat badan berlebih selain dapat menurunkan kepercayaan diri juga dapat menjadi faktor risiko timbulnya berbagai penyakit. Maka dari itu, tidak sedikit dari mereka yang rela menjalankan program diet untuk bisa mendapatkan berat badan yang ideal.

Mengingat pentingnya memiliki berat badan ideal, terdapat banyak program penurunan berat badan yang menawarkan hasil yang efektif, mulai dari pengaturan pola makan sehat, meningkatkan aktivitas fisik, bahkan hingga cara ekstrim, seperti melakukan operasi sedot lemak atau lainnya untuk mendapatkan hasil yang lebih cepat. Tidak sedikit pula yang mengonsumsi obat pelangsing atau teh dan ramuan pelangsing lainnya untuk membantu mempercepat penurunan berat badan. 

Namun, Anda harus berhati-hati dalam memilih produk pelangsing, pastikan produk tersebut memiliki komposisi bahan yang aman dan telah terdaftar di BPOM.

Selain beberapa cara tersebut, berbagai jenis diet pun kini banyak bermunculan, salah satunya adalah diet raw food. Apa itu diet raw food ?


Raw food merupakan istilah bagi mereka yang mengonsumsi sayuran mentah. Jika beberapa jenis makanan harus dimasak, maka tidak boleh lebih dari 118 derajat fahreinheit (setara dengan 47 derajat celcius), baik itu diolah secara digoreng, direbus, atau dipanggang. Artinya semua makanan hanya boleh dimasak setengah matang. 

Makanan yang dikonsumsi dalam diet raw food ini diantaranya adalah kacang-kacangan, buah kering, buah dan sayuran segar, jus, makanan organik, dan rumput laut. Bagi yang ingin mengonsumsi saging, masih bisa mengonsumsinya berupa daging dan ikan mentah. 

Mereka yang melakukan diet raw food ini percaya bahwa gizi yang terkandung pada makanan akan lebih optimal jika tidak dimasak. Pasalnya, pemanasan akan mengurangi nutrisi dalam makanan. Padahal, hampri semua orang suka makanan yang dimasak. 

Menurut Sonya Stanley dari Asosiasi Ahli Diet Australia, kandungan nutrisi beberapa jenis sayuran memang akan sedikit berkurang ketika di masak. Namun, hal ini tidak perlu dicemaskan. Selama asupan sayuran kita cukup, maka pengolahan sayuran bukanlah masalah.

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua makanan sehat yang tidak diproses memiliki efek detoks yang menyehatkan. Bahkan beberapa jenis jus atau salad justru dapat memberikan efek samping pada kesehatan hingga menyebabkan kematian. 

Seorang ahli biologi terkemuka, Steve Jone mengatakan bahwa raw food atau makanan mentah tidak bisa diproses oleh tubuh manusia karena tidak ada lagi enzim untuk mencernanya. 

Steve menuturkan kepada Hay Festival of Arts and Literature bahwa jika seseorang yang tengah menjalani diet hanya mengonsumsi makanan mentah, tentu mereka akan mengalami penurunan berat badan. Namun, setelahnya mereka akan mati kelaparan setelah menjalani program ini selama 6 bulan. 

Manusia merupakan satu-satunya spesies yang akan mati kelaparan karena hanya mengonsumsi makanan mentah. Hal ini disebabkan karena manusia telah kehilangan enzim dan mekanisme penyerapan untuk mencerna makanan mentah. Manusia akan kehilangan kekuatan otot. 

Diet makanan mentah ini merupakan versi diet yang lebih ekstrim dari apa yang disebut sebagai diet clean eating atau pola diet yang hanya mengonsumsi makanan sehat yang akhir-akhir ini tengah menjadi tren dikalangan penggiat diet sehat.


Baca Juga :

0 Response to "Dampak Negatif Melakukan Diet Raw Food Bagi Tubuh"

Posting Komentar