Ternyata Cara Diet Sehat Ini Belum Tentu Menyehatkan

Ternyata Cara Diet Sehat Ini Belum Tentu Menyehatkan,- Salah satu gaya hidup yang sedang berkembang pesat dan populer saat ini adalah menu makanan sehat untuk hidup yang lebih berkualitas. Salah satu penyebab perkembangan makanan sehat yaitu selain dapat menyehatkan tubuh juga bisa membantu mengurangi berat badan. 

Banyak pendapat dari parah ahli mengenai beberapa cara diet dan kebiasaan makan yang tepat. Ada yang memang benar-benar sehat dan bermanfaat, tetapi ada pula pola makan sehat yang perlu pertimbangan khusus atau malah membahayakan kesehatan. 


Cara diet atau pola makan tertentu belum tentu cocok bagi semua orang. Dan perlu diketahui, ternyata cara diet sehat belum tentu menyehatkan, seperti diantaranya :

Diet makanan mentah

Sayur-sayuran merupakan contoh makanan yang tepat ketika berbicara mengenai diet makanan mentah atau dikenal juga dengan raw food diet. Pada pola makan ini, makanan tidak melewati proses dimasak melainkan langsung dikonsumsi. 

Diet ini timbul karena ada kekhawatiran bahwa memasak bisa mengurangi nutrisi yang terkandung didalam sayuran dan jenis makanan lainnya. Padahal, memasak penting untuk membantu makanan agar lebih mudah dicerna tubuh, lebih aman, dan menghindari terjadinya keracunan makanan akibat infeksi. Justru melakukan diet makanan mentah secara berlebihan bisa berujung pada malnutrisi dan kekurangan berat badan.

Menghindari kolesterol secara berlebihan

Kuning telur atau makanan laut seperti seafood seperti kerang-kerangan merupakan beberapa jenis makanan yang sering dihindari banyak orang karena takut akan kadar kolesterolnya. Padahal, kolesterol dari makanan sehari-hari sebenarnya memiliki dampak yang relatif kecil terhadap kadar kolesterol didalam darah. Justru menghindari makanan yang mengadnung kolesterol sama sekali dapat menyebabkan Anda kehilangan kesempatan untuk mendapatkan asupan nutrisi penting lainnya dari makanan tersebut. 

Misalnya, kuning telur merupakan sumber yang baik untuk vitamin E dan karotenoid. Kerang-kerangan memiliki kadnungan protein yang tinggi, asam lemak oemga-3, dan antioksidan selenium. Ini membuat kerang-kerangan dapat meningkatakn kesehatan otak dan mencegah penyakit Alzheimer. Pilihlah makanan laut secara bijak, caranya bisa dengan memastikan kebersihan makanan tersebut.

Selain itu, kekeliruan yang banyak dipercaya orang adalah kolesterol merupakan musuh besar bagi kesehatan. Ini tidak benar. Pasalnya, kolesterol berfungsi sebagai bahan dasar pembentukan hormon dan dinding sel tubuh. Yang menajdi masalah adalah jika asupan kolesterolnya tidak seimbang, baik itu kelebihan ataupun kekurangan. 

Maka dari itu, pola makan sehat yang seharusnya dijalani adalah dengan menyeimbangkan asupan kolesterol dari makanan, bukannya malah menghindarinya sama sekali.

Asupan garam berlebihan dari sumber tak terduga

Banyak orang yang menghindari garam dari makanan sehari-hari, baik bagi penderita tekanan darah tinggi (hipertensi) atau untuk menurunkan risikonya. Penelitian dari Boston University di Amerika Serikat, menyebutkan bahwa orang yang mengonsumsi garam dengan jumlah yang sangat kecil pun masih memiliki risiko besar untuk terkena penyakit jantung.

Ketika berada di rumah mungkin Anda bisa memasak makanan dengan menggunakan garam secukupnya, atau maksimal 1 sendok teh seperti yang dianjurkan Kementerian Kesehatan. Namun, bagaimana jika Anda membeli makanan dari luar ?

Menurut seorang ahli gizi, Erin Palinski Wade RD, DCE, jangan hanya sibuk menghitung berapa miligram asupan garam perhari. Untuk menjaga pola makan sehat, sebaiknya Anda juag menghindari makanan kemasan, makanan yang sudah diproses berulang-ulang, dan makanan cepat saji. Hal ini disebabkan karena makanan tersebut diam-diam mengadnung garam dalam jumlah yang banyak.  

0 Response to "Ternyata Cara Diet Sehat Ini Belum Tentu Menyehatkan"

Posting Komentar